Dalam Lamunanmu
bagi : DNS
yang menderai sukma. Angin ragawi
meniupkan angan pada kecantikan sorga.
Malaikat maut melambai-lambaikan
sayap, hingga dingin menusuk wadagku.
Aku terpesona pada indah tarianmu,
yang gemulai menggoyang pinggul dedaunan.
Kutenggelamkan sepi dalam lamunanmu.
Purwokerto, 27 Mei 2004
: Haryono Sukiran
Sementara itu
aku masih saja sibuk,
menghitung berapa helai
sisa uban yang berhasil
aku sembunyikan.
Dari balik cream berwarna jantan itu
aku semakin terpesona. Pada
bintang bertaburan yang
mengagumi sisa-sisa nafasku.
matahari sudah semakin lapuk.
Menatapku dengan wajah pucat pasi
Aku tersenyum ketir.
Memandangi senja yang
menggoreskan siluet kelam
pada layar batin ini.
lengkap sudah kegundahan ini.
: ry_ry
Malam ini hampir sempurna dengan sekeping bulan dan bintang yang berserakan.
Adik...
Taukah kau, jika malam ini kan jadi sempurna dengan mawar yang terkulai manja dalam lipatan dada.
Purbalingga - Purwokerto, 1 Juni 2004
Pelacur Yang Diperkosa
“Aku jatuh cinta pada senja yang telah lama menunggu di batas rinai waktu,” katamu menutup penyesalan yang selalu terulang setiap akhir perjamuan.
Aku adalah pelacur yang diperkosa, bukan oleh sejuta lelaki berkepala kelinci, tetapi oleh segala bintang yang berserak di langit kelam.
Aku bersenggama dengan segala merk dagang, tubuhku ditelanjangi dengan segala busana, bibirku dicumbui segala lipstik, rambutku dijamah segala warna pelangi, batang hidung, pantat dan segala tetek dihisap silikon sehingga segar tampak mata.
Aku pelacur yang diperkosa, tak pernah merasa bersalah telah membagi kasih sayang pada segala merk dagang. Sebab aku telah jatuh hati pada kekasih yang menungguku dibalik senja. Kekasih yang tak pernah membedakan raga. Kekasih yang tak pernah meminta. Yang berhembus besama nafas, mengalir dalam darah.
Aku pelacur yang diperkosa, terkulai lemas di ujung teras rumah Kekasih, menunggu pintu terbuka, dengan anak kunci yang telah jadi penyesalan.
Aku pelacur yang diperkosa.
Purbalingga, 30 Juni 2004
https://orcid.org/0000-0002-3765-8899
0 Comments:
Post a Comment