Puisi Teguh Trianton, Wawasan 20 Nopember 2005
Telah Kubilang Cinta Pada Cahaya
antara matahari dan purnama aku bersila,
mataku bersitatap dengan remang kunang-kunang.
mencari pilihan antara kehangatan dan keindahan
yang lebih mendekati sempurna adalah bahagia,
ternyata ada cahaya di balik keduanya,
sedang telunjuk ini terlanjur menunjuk yang satu,
telah kubilang cinta pada cahaya.
Purbalingga, Oktober 2005
Sehelai Sungai Mengirim Riwayat Untukmu
hari ini telah kususun cemburu
pada guntingan-guntingan masa lalu
sedang, foto-fotomu
masih saja menyimpan luka
sementara sajak yang kutulis
baru mampu merendam rindu
lalu hujan kabarkan cinta
pada runcing-runcingnya
sehelai sungai mengirim
riwayat untukmu
Purbalingga, Oktober 2005
Ingin Kunikahi Laut Pasang
aku adalah gelombang
ingin kunikahi laut pasang
sehingga lahir ombak-ombak mungil
yang kelak menari-nari di pantai
batinmu
Purbalingga, Oktober 2005
Menulis Cahaya
tak ada habisnya,
semua kata, segala tinta,
semua bahasa, segala aksara
hangus dikejap kilaunya.
Purbalingga, Oktober 2005
Penyair
bermimpi jadi sufi
aku tulis puisi,
bermimpi jadi sufi
aku belajar tari rumi.
tetapi spasi dalam puisi
syarat diksi berduri api-api
sedang tari rumi
bertukar inul ngebor sunyi
Purbalingga, Oktober 2005
Kamandaka
Tak harus jadi lutung untuk memanjat pohon sejarah memetik perempuan manggis. Tetapi tentang sabung jago itu, pun aku telah bertarung melawan gelombang. Dan aku karam.
Perempuan manggis itu telah menulis sendiri sejarahnya, memilih sendiri pemetiknya.
Dan takdir merajamku, sebab dongeng kamandaka telah lama membatu.
Purbalingga-Jatijajar, Oktober 2005
Selalu Saja Hujan Yang Angkat Bicara
Selalu saja hujan yang angkat bicara, padahal aku baru saja belajar menyusun kalimat. Tentang harga diri itu, agaknya hujan lebih paham dengan mengirim sampah ke muara. Tentang hak asasi manusia itu, hujan begitu fasih melantunkan airmata.
Lalu tentang airmata itu, hujan telah menterjemahkan banjir pada alinea pertama UUD 1945.
Selalu saja hujan yang angkat bicara.
Purbalingga, Oktober 2005
17 April 2008
Telah Kubilang Cinta Pada Cahaya
Share
Diposting oleh Unknown di Kamis, April 17, 2008
Label: Puisi
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)
https://orcid.org/0000-0002-3765-8899
0 Comments:
Post a Comment